My Writings. My Thoughts.

Seniman Bukan Mahluk Aneh

At » 14.41 // 0 Comments »
Mereka seolah menyatu dengan Tuhannya tatkala ia berkarya, dan kembali menjadi dirinya sendiri ketika selesai berkarya.

Bagi masyarakat pada umumnya, seniman itu bagaikan makhluk aneh yang sulit dimengerti, sibuk dengan diri sendiri dan susah diatur. Bagi pemerintah, seniman kadang tampak sebagai sosok yang ingkar sistem, tidak peduli sama aturan dan semaunya sendiri. Sedang bagi Negara, tidak jarang ia diposisikan sebagai pembangkang dan pemberontak. Citra demikian sudah merupakan pemandangan umum terhadap seniman, meskipun tidak mutlak 100%.       

Padahal karya dan kreativitas mereka cukup memberi sumbangsih bagi banyak bidang kehidupan. Sulit dibayangkan bagaimana wajah dunia, wajah peradaban dan wajah kebudayaan tanpa sentuhan seni, baik seni rupa, sastra, musik, drama dan seterusnya.

Plato (427-347 SM) 26 abad silam memandang negatif karya seni. Ia menilai karya seni sebagai mimesis mimesos. Menurut Plato, karya seni hanyalah tiruan dari realita yang ada. Realita yang ada adalah tiruan (mimesis) dari yang asli. Yang asli itu adalah yang terdapat dalam ide. Ide jauh lebih unggul, lebih baik, dan lebih indah daripada yang nyata ini.

Nietzsche (1844-1900) yang dikenal sebagai filsuf seniman juga mengatakan, kegiatan seni adalah kegiatan metafisik yang memiliki kemampuan untuk me-transformasi-kan tragedi hidup.

Bukankah tidak salah kalau seni (karya seniman) itu sendiri merupakan monumen kemenangan manusia dalam menjawab hidup??   
Artinya, selain banyak dipandang miring dan dikritik, juga tidak sedikit yang mengapresiasi dan memuji keberadaan seniman dan karyanya.
         

Seniman sejati dalam berkarya, mereka seakan menyatu dgn Tuhannya. Ketika selesai berkarya, mereka kembali menjadi diri mereka. Namun mereka membawa pengetahuan luhur dari Tuhannya. Kadang pengetahuan ini terbawa secara tanpa sadar oleh seniman itu sendiri. Karena pengetahuan itu adalah "hadiah" dari Tuhannya. Pengetahuan yg luhur inilah yang banyak sekali yang tanggap terhadap permasalahan hidup bermasyarakat dan bernegara. Ketika sang seniman mengeluarkan pegetahuannya dan didengar oleh penguasa, inilah yg dianggap sebagai pemberontak atau pembangkang.


Ini tentu amat bergantung pada sudut pandang yang digunakan, dari mana Anda menilai seorang seniman. Dari cara hidupnya? Dari karyanya? atau dari tingkah polah kehidupannya?

Tetapi kenapa sampai detik ini, secara umum citra seniman itu dianggap sebagai mahkluk aneh oleh masyarakat?

Nepamora

At » 12.00 // 0 Comments »

Band yang awalnya digawangi oleh :
Ray pada vocal, Krist pada guitar, Irfan pada bass, Kiki pada drums
Pertama kali tercipta nama Nepamora pada tanggal 11 february 2011 yang Nepamora sendiri berarti “Kemenangan” dan mulai terbentuk di akhir tahun 2010. Berawal dari kecintaan kami terhadap musik maka kami sepakat untuk membentuk sebuah band beraliran pop padahal kami berdiri dengan ganre musik yang berbeda pada masing-masing personilKrist pada guitar adalah salah satu personil yang aktif pada dunia musik metal sebagai Vocalis dan guitaris, Irfan juga ikut membantu sebagai guitar 02 untuk band metal CORE NOT SALE, sedangkan Ray pada vocal berasal dari mahasiswa yang awalnya sebagai guitaris dan akhirnya memutuskan terjun ke dunia tarik suara untuk menjadi vocalis di Nepamora, sedangkan Kiki pada drum cabut dari Nepamora pada akhir april 2011 karena alasan tanggung jawab keluarga, akhirnya Nepamora tetap berjalan untuk melanjutkan karya-karya musik Nepamora.
MENEMUKANMU adalah salah satu single pertama Nepamora yang diciptakan Krist dan dikerjaakan oleh Irfan dan Ray, selama Kiki hengkang  Nepamora tetap aktif untuk melanjutkan project band.
Insfluen musik yang mempengaruhi kami bermacam-macam mulai dari Sheila on7, Peterpan, Paramore, Alter Bridge, Coldplay, dll. Kami sama-sama bermimpi untuk bisa menjadi orang besar melalui karya seni musik dan juga dapat meramaikan musik Indonesia dan musik adalah tujuan akhir dalam pekerjaan hidup kami yang kelak dapat memberi  penghidupan untuk kerajaan kami.

Sedikit profile dari personil Nepamora
Ray adalah mahasiswa yang kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, Krist yang awalnya bekerja di salah satu perusaan rokok sebagai merchandiser akhirnya cabut karena melanjutkan bermusik agar lebih total di musik  jawab menjadi sang guitaris dan Irfan bekerja di salah satu perusahaan di bidang desain grafis.
Rencana kedepan Nepamora menuntaskan demo-demo lagu kami agar target kami masuk label musik besar segera terlaksana, dengan sambil kami berjalan mulai melalui performe live, promo radio, majalah, internet, dll.
Kami juga membuat usaha di bidang jasa home recording untuk pemasukan uang kas kami dan sedikit penghasilan kami saat ini.



Sistem Kerja Nepamora

At » 11.57 // 0 Comments »
Setiap orang pasti mempunyai masalah, setiap orang pasti mempunyai tanggung jawab dalam hidup, tapi semua itu coba untuk kita bahas, mencari solusi agar mendapatkan jalan keluar, mungkin orang yang  piawai bermain musik banyak, tapi orang bisa diajak menjadi saudara sekalian partner dalam band itu yang agak susah, biasanya karena hal ini perbedaan pendapat dan ketidakcocokan satu sama lain yang mengakibatkan sebuah band menjadi terbengkalai akhirnya bubar.
Nepamora biasanya kumpul untuk sharing  tentang hidup, musik, skill, dll. Dalam kesepakatan yang telah disepakati bersama ditentukan hari untuk berkumpul untuk membahas sebuah project yang akan dikerjakan dan biasanya bagi siapapun yang mengingkari dihari yang di sepakati karena sebuah halangan pribadi maka bagi siapapun yang absen pada jadwal yang di tentukan, maka personil yang berhalangan wajib untuk menyusun jadwal baru dan menggantikannya dengan hari sudah disepakati,tanpa terkecuali halangan yang sangat  fatal atau karena cuaca.

Untuk masing-masing personil Nepamora saat ini setiap perseorangannya pasti mempunyai tangung  jawab di masing-masing, ada yang kuliah, kerja, dll tapi itu semua adalah sebuah tanggung jawab dari personal band di kehidupan rumah.

Untuk selanjutnya Nepamora  sepakat untuk apapun tangung jawab di kehidupan personil Nepamora tujuan akhir untuk hidup Nepamora sepakat untuk terjun di dunia seni musik karena kami yakin segala sesuatu jika di yakini dan di dasari dengan kemauan dan ketekunan, sesuatu hal yang kita inginkan tidak ada hal yang tidak mungkin.

Nepamora mencoba berkomitmen untuk tetap berkarya di musik apapun rintangan yang menghadapi untuk menuju nilai akhir yang baik. Para personil Nepamora bekerja, kuliah semua tetapi tujuan akhir the elf  adalah bermusik, Nepamora  hanya butuh seseorang  yang  100%  yakin niat, nekat, berjiwa seni tinggi, dan siap fight dalam hidup untuk bermusik dan meyakini musik dapat membahagiakan untuk kerajaan di masing-masing keluarga personal Nepamora. Jika hanya 80%  dalam meyakini menekuni bidang bermusik segera pikirkan baik-baik karena Nepamora  tidak bertanggung jawab untuk masa depan, dan harus berfikir secara dewasa untuk berfikir matang memilih jalan hidup bermusik yang bermodalkan minim dan modal niat, dan keyakinan. Atau segeralah cari bidang lain untuk masa depan di bidang  anda yang kelak dapat membesakan kerjaan anda pribadi, Jika merasa tidak mempunyai tujuan akhir di musik, karena De’ elf  sangat memperbolehkan personal untuk melanjutkan mimpi dan mencari bidang lain.

Kami bersama-sama berusaha sekuat tenaga untuk menjadi sekses di musik agar kelak kerajaan yang kami bangun dapat kami beri kehidupan dari karya musik yang kami ciptakan. Karena kami adalah seniman.

Musik bukan hanyalah ajang untuk lucu-lucuan atau hanya mengejar title anak band, musik adalah rasa tanggung jawab  baigaimana caranya sesuatu yang kita cintai yaitu musik dapat membahagiakan kami secara hati dan materi.

Sebagai manusia biasa  kami juga bisa galau, down, semangat kendur, BT, kesel atau mulai putus asa, dalam menghapadapi masalah di musik, keluarga, percintaan, kehidupan di masyarakat, tetapi itu semua kita duduk bersama untuk mencari jalan keluar agar tatap semangat dan kami harus saling mengingatkan di saat kami sudah mulai down, kami selalu  to the poin  atau terbuka kepada personil yang kami anggap ada masalah apapun hal itu dengan cara diskusi, tapi itu semua tidak untuk emosi tapi untuk meredam sebuah konflik yang terkadang hanya karana  perbedaan pendapat  atau salah paham. Kami benci orang-orang yang  mengingkari komitmen dan berbicara di belakang personil yang sedang bermasalah mencari solusi tanpa basa-basi walau terkadang cara penyampaianya agak sedikit kasar tapi itu semua hanya bagian dari sifat atau sikap kebiasaan kami sebagai manusia biasa dan kami harus menyadari sikap itu dan bersikap secara dewasa dan profesional.

Nepamora membebaskan personil untuk berproject  dengan band lain, dengan catatan tetap tanggung  jawab dan profesioanal  yang telah di sepakati Nepamora.

Kutipan Nepamora : CINTA AKAN MENCINTAI KITA SEPERTI KITA MENCINTAI CINTA.
Apa yang sudah kamu lakukan dalam hal  apapun Intinya mulut bisa berbohong tapi hati tidak bisa dibohongi apapun atau seberapa kecil sesuatu hal yang kamu lakukukan disitu pula seberapa nominal yang akan kita dapatkan, walau terkadang mulut berkata sudah.

Orang takut kalah dengan orang berani, orang berani kalah dengan orang nekad, orang nekad kalah dengan orang gila karena orang gila sudah tidak ada pola fikir yang normal, tapi semua itu kalah dengan orang  yang beruntung.

Membentuk band untuk Nepamora sama dengan membentuk sebuah keluarga ada masa suka duka, yang butuh penghidupan yang layak dan serius, yang terkadang butuh perhatian, support, sendiri, dan saling mengerti dan memahami satu sama  lain yang terkadang ego di personil, selayaknya orang berpasangan kita juga tidak mau dikhianati, kami butuh dicintai, dan selalu tak pernah lelah untuk terus belajar mencintai musik pada tangung jawab masing-masing personil atau pun tanggung jawab personil karena kami benci orang yang mementingkan diri sendiri.

Kami semua disini juga masih saling memahami dan terus belajar agar kekeluargaan selalu terjaga ada yang sedikit pendiam, plin-plan, bawel, males gerak, berkata ceplas-ceplos, ribet, cuek, berkata-kata kasar. Tapi itu semua bagian dari sifat yang harus kita pamami karena intinya itulah kami, itulah bagian sikap-sikap kami yang harus untuk di saling pahami.

Manusia tidak suka dengan sesuatu hal yang di lihat karena sesuatu hal itu tidak  sepaham dengan dirinya.
.
Pesan Nepamora : “Tidak ada manusia yang mau diciptakan sebagai orang jahat tapi semua itu bagian dari hidup dalangnya adalah tuhan Y.M.E manusia sebagai wayangnya.”

Kita pun terkadang tidak bisa menghindari saat kita tanpa disadari berperan menjadi orang jahat, orang malas, dan sikap-sikap bodoh lainya. Tugas kita adalah memahami personal yang di sekitar kita untuk memahami tinggkah laku si personal  yang di tugaskan oleh Tuhan untuk menjadi peran itu.

Semoga sedikit kutipan dari kami bermanfaat untuk wawasan dan intermezzo untuk sekedar mengenal personil dari band Nepamora.


TERIMA KASIH

Pandangan bermusik Nepamora

At » 02.09 // 0 Comments »
Membentuk management dalam sebuah band kami gambarkan dengan orang bertani padi, yang kita butuhkan adalah skill bercocok tanam, kerja keras, kerja tim dan kerja sama. Tanggung jawab, pada tugas yang telah disepakati dengan skill yang kita miliki masing-masing, untuk saling mencari tahu pada suatu hal yang kita tidak diketahui, untuk mencintai dan enjoy di posisi yang kita kerjakan.

Contoh yang kita butuhkan dalam bertani adalah lahan sawah, benih gabah, cangkul, pengairan, traktor, pupuk, dll.  setelah itu kita muali membagi tugas untuk penggarapan sawah yang tentunya diperlukan kerja keras dan skill dan rasa memiliki.


Satu luas tanah yang kita garap untuk bertani, misalnya kita mempunyai empat orang dalam satu tim dan dalam satu sawah, kita bagi tugas dengan skill masing-masing personal, siapa yang mentraktor, siapa yang mencangkul, siapa yang menanam padi, siapa bagian pengairan, dan siapa bagian pemupukan.


Semua pasti mengharapkan sebuah panen yang memuaskan dan menguntungkan tapi semua itu pasti melewati waktu untuk bekerja serius agar mendapatkan hasil yang memuaskan, agar terhindar dari kerusakan, hama, atau gagal panen sekalipun, yang kita tidak harapkan. Akan tetapi sebuah kegagalan tidak menutup kemungkinan dalam melakukan sesuatu, berarti tugas kita adalah berfikir mencari solusi dan menjalankan tangung jawab untuk kembali bekerja supaya padi yang kita tanam kali ini bisa kita petik tanpa mengulang sebuah kegagalan untuk kedua, ketiga atau keempat, atau kesekian dalam kegagalan, terus berusaha agar padi yang kita tanam benar-benar memuaskan dan menghasilkan secara maksimal.


Tugas yang kita kerjakan untuk mengharapkan panen yang maksimal adalah serius dan terus belajar agar menjadi yang professional atau sang ahli di bidangnya, jika kita tidak serius menjalankan tanggung jawab yang kita kerjakan pasti hasilnya pun kurang maksimal, sebab dari empat orang dalam satu tim punya tugas masing-masing untuk mengerjakan tugas untuk menuju sebuah perubahan dan kemajuan, jadi sangat  tidak di anjurkan jika ketergantungan atau mengandalkan tugas kita kepada partner lainya, yang nanti akan merugikan partner kita yang lain, sebab yang lain pun mempunyai tanggung jawab di tugasnya masing-masing, jadi solusinya  adalah bertanya atau mencari tahu dengan cara kalian masing-masing, untuk sesuatu yang kita lakukan jika sesuatu hal yang kita kerjakan sulit untuk kita pecahkan, tanpa membebani personal lainya tentunya.

Ketika sawah yang kita kelola masih kecil dan tak berpeluang, mungkin tak ada satu orang pun yang melihat atau melirik, tapi jika sawah yang kita kelola mulai maju, berpeluang  berpenghasilan dan bertambah besar, siapa pun orang pasti berharap untuk memiliki, sebab sawah yang kita miliki sudah dapat mengasilkan, apa lagi hasilnya besar, tetapi itu juga sudah didasari dengan kerja keras yang kita lakukan tanpa hitung-hitungan, karena kami mengutamakan solidaritas dalam berbisnis, karena biasanya orang berbisnis  tak kenal solidaritas. Apakah pantas jika ada orang  lain yang bertanya?  Milik siapakah sawah yang begitu besar ini? Lalu seseorang menjawab: milik saya, padahal seseorang itu tidak ikut andil dalam pembesaran sawah itu sendiri.  Maka dari itu kita mengelola dengan serius untuk tugas atau tanggung jawab yang kita lakukan agar sawah yang awalnya kecil dan di pandang sebelah mata dapat menjadi sawah yang besar dan berpenghasilan besar pula, dan sawah itu pula yang nantinya akan menjadi sebuah penghasilan atau sebuah penghidupan dalam keluarga kita dan dari padi yang kita tanam dapat di panen dan dijual untuk dapat dimakan atau di nikmati oleh semua orang.


Permasalahannya, semua ini terbentuk dari sebutir gabah yang harus kita olah menjadi banyak agar kita jadikan bibit untuk menjadi sebuah nasi yang bisa menjadi bahan pangan untuk semua manusia. Tugas kita adalah mengolah sebutir gabah tersebut agar menjadi berbutir-butir gabah dan di olah menjadi padi lalu diolah menjadi nasi. Yang dipertanyakan  adalah mampukah bertahan dan mau seriuskah mengolah sesuatu yang kecil menjadi sesuatu yang banyak lalu menjadi sesuatu yang besar, dengan berbagai macam rintangan dan tentunya butuh sebuah kemauan, ketekunan dan keyakinan yang matang, untuk menuju sesuatu yang maksimal dan membanggakan karena semua hasil itu adalah hasil kerja keras yang sudah kita kerjakan.


Kutipan dari Nepamora adalah : “Seorang kepala negara yang sedang menjabat tiba-tiba meninggal dunia, posisinya masih bisa digantikan. Tapi jika seorang seniman atau tokoh musisi yang tiba-tiba meninggal dunia, tidak ada yang akan bisa menggantikan posisinya, bahkan karyanya akan selalu hidup bagi orang-orang yang mengagumi dan menyukai sebuah karya seninya.”
                      

Jika benar-benar fokus di salah satu bidang maka kelak kita akan menjadi ahlinya, dan orang yang sudah bertitle ahli biasanya sukses dalam menjalankan sesuatu bidang  yang digeluti, dan pada intinya manusia tidak ada yang sempurna yang tak luput dari sebuah kesalahan, kami percaya sukses adalah sebuah keyakinan karena ada obsesi ada jalan, didasari dengan sebuah kemauan, ketekunan dan didasari sebuah keyakinan, dari lebatnya bulu kucing,  satu helai bulu kucing yang rontok pun tak luput dari pandangan tuhan Y.M.E karena sekecil apapun usaha yang kita lakukan Tuhan mengetahuinya dan Tuhan akan membalasnya entah dengan sebuah keberuntungan, kecedasan, ketentraman, hingga sebuah kesuksesan yang besar maka lakukanlah sesuatu yang baik dalam hal baik.

My videos. Featured videos.

30 Seconds To Mars - Closer To The Edge

My photos. Now you know me.

Browse Flickr

My lifestream. Stay updated with me.

My favblog. Feeds from them.

    Follower